Skip to main content

Pengertian Timing Light dan Dwell Tester

Timing Light dan Dwell Tester - Pada saat melakukan pekerjaan tune up mobil, saat pengapian dan putaran mesin dan juga sudut dwell sangat perlu untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan akan digunakan sebagai analisa apakah mobil tersebut sudah pas setelannya atau belum dan bila belum sesuai dengan standarnya maka perlu dilakukannya pernyetelan supaya performa dari mobil dapat sesuai dengan yang diharapkan oleh pemiliknya. Bila tidak diperiksa maka kemungkinan terjadi kesalahan akan semakin besar, bila tidak tepat maka akan berpengaruh pada performa mobil, konsmsi bahan bakar, dan emisi gas buang. Maka dari itu sistem pengapian, sudut dwell dan rpm perlu untuk diperiksa. Dan alat yang digunakan untuk memeriksanya adalah timing light, dwell tester dan tacho meter. Ketiga alat ukur elektrik ini juga sudah terdapat pada engine tuner.

Alat yang digunakan untuk memeriksa saat pengapian dan sudut dwell adalah timing light dan dwell tester. Pada kesempatan ini kami akan membahas sedikit dari kedua alat ini. Berikut ini merupakan gambar ilustrasi dari kedua alat ini.
Timing Light, Tacho Meter dan Dwell Tester
Timing Light, Tacho Meter dan Dwell Tester

Timing light
Alat ini berfungsi untuk memeriksa ignition timing yang berarti saat pengapian pada mobil yang berbahan bakar bensin. Saat pengapian merupakan saat dimana busi mulai memercikkan bunga api, dimana apabila ignition timingnya tidak sesuai maka akan menimbulkan suatu masalah baru, contoh saja apabila ignition timingnya terlalu maju, maka bahan bakar dan udara terbakar lebih awal yang mana membuat tekanan pembakaran maksimalnya terjadi sebelum piston berada di tma. Jadi ketika piston akan naik, sudah didorong oleh tekanan yang besar hasil pembakaran. Ini dinamakan dengan knocking yang dapat merusak torak, connecting rod, bantalan-bantalan dan lain sebagainya.

Dengan alasan itulah, saat pengapian harus diperiksa dan disetel. Timing light biasanya terdiri dari tiga kabel, 2 kabel dihubungkan dengan sumber arus (baterai), dan kabel satunya dihubungkan dengan kabel busi silinder no 1. Ada juga timing light yang menjadi satu paket dengan engine tuner, pada prinsipnya juga sama biasanya terdiri dari 2 kabel, kabel yang pertama dihubungkan dengan engine tuner dan yang kedua dihubungkan dengan kabel busi silinder no 1.

Tanda saat pengapian biasanya terletak di pulley poros engkol, tetapi ada juga yang berada pada roda gila (fly wheel).

Tacho Meter dan Dwell Tester
Tacho meter berfungsi untuk mengukur rpm atau putara mesin, biasanya antara dweel tester dan tacho meter dijadikan satu, dan penyambungan kabelnya pun sama. Kita tinggal memilih selector ke sudut dwell atau rpm.
Lanjut dengan dwell tester, kalau alat ini sesuai dengan namanya yaitu digunakan untuk memeriksa sudut dwell, dwell angle ini merupakan sudut yang terbentuk ketika platina menutup (lamanya platina menutup) atau juga bisa disebut dengan sudut  menutup dari cam breaker point.

Comments

Popular posts from this blog

pengertian sistem suspensi pada kendaraan

sistem suspensi pada kendaraan  berfungsi untuk menghubungkan bodi kendaraan dengan roda, kontruksinya dibuat sedemikian rupa agar dapat menyerap getaran, oskilasi dan kejutan sebagai akibat dari kondisi dan permukaan jalan yang tidak rata, sehingga diperoleh keamanan dan kenyamanan ketika berkendara. Sistem suspensi  juga berfungsi untuk memindahkan gaya pengereman dan gaya gerak ke body melalui gesekan antara jalan dengan roda-roda. Fungsi terakhir dari sistem suspensi adalah untuk menopang body pada axle dan memelihara letak geometris antara body dan roda-roda. Dengan adanya sistem suspensi, maka kendaraan akan lebih stabil baik ketika terjadi pengereman, belokan, sampai jalan yang bergelombang atau tidak rata. Suspensi juga akan membuat pengendara merasakan kenikmatan dan stabilitas ketika mengendarai.  Syarat-syarat Sistem Suspensi Dalam menjalankan fungsinya, suspensi harus dapat memiliki beberapa syarat yaitu : Mengantar gerakan roda. Memungkinkan...

Komponen Mekanisme Katup OHV dan OHC

Komponen Mekanisme Katup OHV dan OHC + Fungsinya  - Mekanisme katup merupakan sebuah mekanisme yang mengatur buka tutup katup IN dan EX sesuai dengan siklus kerjanya. Seperti yang kita tahu bersama bahwa pada cara kerja motor 4 tak, katup IN akan membuka ketika langkah hisap untuk memasukkan campuran udara dan bahan bakar ke silinder. Dan katup EX akan membuka ketika langkah buang untuk membuang gas sisa-sisa pembakaran. Mekanisme yang mengatur buka tutup kedua katup ini disebut dengan  mekanisme katup , secara garis besar  mekanisme katup  ini terbagi menjadi dua macam yaitu OHV  (Over Head Valve)  dan OHC  (Over Head Camshaft) . Untuk jenis OHC masih dibagi lagi menjadi dua versi yaitu SOHC  (Single Over Head Camshaft)  dan DOHC  (Double Over Head Camshaft) . Sekilas Perbedaan Mekanisme Katup tipe OHV dan DOHC Mekanisme Katup Mekanisme katup tipe OHV  (Over Head Valve)  memiliki ciri khusus yaitu letak ...

Menganalisis Karya Seni Rupa Murni

"Menganalisis Karya Seni Rupa Murni",    1. Pertama, yaitu Borobudur Pagi Hari Judul : Borobudur Pagi Hari Tahun : 1983 Ukuran : 150 cm x 200 cm Media : Cat Minyak “Borobudur Pagi Hari” merupakan salah satu karya Affandi yang terinspirasi oleh megahnya candi Borobudur dan lingkungan sekitar pada masa itu, saat Affandi melintas dan memperhatikan Borobudur di pagi hari. Obyek matahari selalu menarik perhatian di beberapa karya beliau sebagai fokus pendukung utama. Warna – warna dingin dan suasana tenang mendominasi lukisan ini karena melukiskan suasana pagi hari yang cerah . Dan dilukisan ini Affandy lebih nenonjolkan obyek alam sebagai latar belakang. Perpaduan warna yang digunakan semakin menghidupkan lukisan tersebut karena warna yang digunakan padu antara warna satu dengan warna yang lain. Dan dilukisan tersebut gambar candi Borobudur terlihat sangat jelas tanpa kita harus menganalisis makna lukisan tersebut. Dan bentuk mataharinya tidak menyerupai matahari tet...